Ingin berbagi cerita sedikit.
Kemarin saya survey (lagii??). Mencari data untuk tugas makalah ASDAL yang akan dikumpulkan hari selasa depan (dan sampai sekarang saya belum memulai menulis apapun.haha.tolong saya!). Dengan ditemani oleh Winda yang baik hati, saya berangkat ke Stasiun Geofisika Kota Bandung untuk meminta data mengenai kualitas udara Kota Bandung. Dengan optimisme tugas saya akan mengalami sedikit kemajuan, berangkatlah kami kesana. Meskipun sempet bingung mencari-cari, walaupun ga nyasar, akhirnya sampailah kami dengan selamat disana. Disana kami disambut oleh bapak-bapak baik hati yang mempersilahkan kami duduk sembari dia melapor ke entah siapa mengenai kedatangan kami. Tak berapa lama kemudian si bapak keluar dan mempersilahkan kami untuk masuk ke sebuah ruangan yang berisi 3 orang yang tampak sedang (sok) sibuk (begitu kata Winda, haha..). Setelah dipersilahkan duduk di depan meja salah seorang Ibu, saya pun menjelaskan maksud kedatangan saya. Lalu tidak berapa lama ia pun membukakan sebuah folder yang berisi data-data di depan kami.
Saya pun bertanya, “ Oh, iya Bu, jadi ini boleh kita fotokopi dulu atau gimana??”.
Si Ibu pun menjawab, “ Begini de, kita punya tata cara ya…”.
Saya sempat berpikir, ”Apa tata caranya ya?? Saya musti nunggu sebulan dulu biar dia yakin kalo saya mahasiswa ato gimana??”
Kemudian, Si Ibu menyodorkan 2 lembar kertas yang dilaminating ke saya dan Winda.
Isinya….??
Angka-angka!! Haha. Ternyata itu merupakan ‘daftar menu’ buat kami. Si tabel yang tadinya saya mau fotokopi berharga 50.000 sajja. Tidak kurang dan tidak lebih. Dan tau ga? Itu harga yang paling murah.. Padahal tabel nya ga gede-gede banget lo, setengah halaman aja palingan.. Hahahaha. Saya udah ga bisa nahan ketawa di depan Si Ibu.
Saya jadi dapet satu pelajaran lagi ni dari survey kali ini, yaitu: tidak ada yang gratis di dunia ini… =D